Sejarah Jakarta

Sejarah Jakarta dari Masa ke Masa

Kota Jakarta – ibukota Negara Indonesia tercinta kita ini merupakan kota yang penuh dengan sejarah. Tahkah Anda bahwa kota Jakarta bahkan mengalami perubahan nama hingga 13 kali sebelum menjadi namanya yang sekarang ini – Jakarta, tepatnya Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Kota Jakarta sendiri memiliki predikat status setingkat provinsi dan merupakan kota satu-satunya di Indonesia yang mendapatkan predikat tersebut meski disebut sebagai ‘kota’. Jakarta sendiri punya penduduk sejumlah hampir 10 juta orang dengan lahan hanya 661,52 km merupakan kota metropolitan ke-6 terbesar di dunia!

Sejarah Jakarta – Sejarah Pergantian Nama Jakarta

Berikut pergantian nama kota Jakarta dari awal hingga sekarang :

1. Sunda Kelapa
Pertama dikenal adalah dengan nama Sunda Kelapa karena merupakan salah satu pelabuhan Kerajaan Sunda yang bertempat di Sungai Ciliwung. Sementara ibu kota Kerajaan Sunda sendiri adalah Dayeuh Pakuan Pajajaran yang sekarang dikenal sebagai Bogor. Namun, Sunda Kelapa di sini merupakan pelabuhan terpenting karena yang adalah pelabuhan paling dekat ketimbang pelabuhan-pelabuhan lain yang dimiliki oleh Kerajaan Sunda – Pelabuhan Banten, Pelabuhan Cigede, Pelabuhan Pontang, Pelabuhan Tamgara dan Pelabuhan Cimanuk. Pelabuhan Sunda Kelapa bisa ditempuh dalam waktu 2 hari dari Ibukota Kerajaan Sunda. Nama Sunda Kelapa sendiri telah ada dari tahun 397-1527.

2. Jayakarta
Pada abad ke-16 ketika Bangsa Portugis dan Bangsa Eropa datang pertama kali ke Jakarta dan pada saat itu Raja Sunda meminta bantuan mereka untuk membangun benteng di Sunda Kepala untuk menghadapi serangan dari Cirebon yang pada saat itu memisahkan diri. Namun sebelum pembangunan rampung, pelabuhan Sunda Kelapa telah diserang oleh Cirebon yang dibantu oleh Demak. Nah, pada hari itu Fatahillah mengubah nama kota tersebut menjadi Jayakarta yang berarti “kota kemenangan” dan sampai sekarang diperingati sebagai Hari Jadi Jakarta. Nama Jayakarta sendiri dipakai dari tahun 1527-1619.

3. Batavia
Jakarta berubah nama menjadi Batavia dari tahun 1619-1942 yakni ketika masa pendudukan Belanda di Indonesia. Pada saat jugalah Batavia berkembang pesat menjadi kota besar dan penting. Ada juga yang mengatakan bahwa sejak masa tersebut, komunitas suku Betawi terbentuk.

4. Jakarta
Pada tahun 1942 ketika pendudukan Jepang, nama kota Batavia berubah nama menjadi Djakarta dengan tujuan menarik simpati penduduk. Kota Jakarta sendiri ditetapkan menjadi status Ibukota negara yakni Daerah Khusus Ibukota sejak tahun 1961. Sejarah Nama Jakarta sendiri merupakan kependekan dari nama Jayakarta yang memiliki arti “kota kemenangan” seperti yang telah disebutkan, namun dalam cakupan lebih luas bisa didefinisikan sebagai “kemenangan yang diraih oleh sebuah perbuatan atau usaha”.

Ya, nama Jakarta tersebut dikenal dan diresmikan hingga sekarang ini. Ada banyak fakta seputar sejarah Jakarta yang unik dimulai sejak pergantian nama dan status sebagai Ibukota tersebut, lonjakan penduduk di Jakarta sangat pesat hingga menimbulkan problem tersendiri.

Speak Your Mind

*