Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Pada masa kehamilan, kenaikan berat badan memang wajar dialami. Bahkan jika berat badan Anda tidak bertambah sesuai dengan aturannya malah akan berbahaya dan Anda disarankan untuk menaikkan berat badan. Ya, setiap wanita hamil harus mengalami yang namanya kenaikan berat badan saat hamil untuk persiapan persalinan mereka. Namun, setelah melahirkan bagaimana?

Banyak ibu hamil yang takut kalau-kalau berat badan mereka tidak bisa turun setelah hamil karena kebiasaan sewaktu hamil. Setelah sang bayi yang ditunggu-tunggu sudah lahir dan proses persalinan sudah selesai, sang ibu menyadari bahwa tugas mereka bukan hanya merawat bayi mereka tetapi juga berpikir bagaimana tubuh mereka kembali lagi seperti sedia kala dengan berat badan normal.

Tentu untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan bukanlah hal yang mudah bagi sang ibu baru. Kondisi yang tidak memungkinkan setelah pemulihan dan sang ibu juga tidak bisa menghentikan pemberian ASI kepada bayi mereka menuntut para ibu untuk berpikir ulang menjalani program diet atau program latihan penurunan berat badan yang bisa menguras banyak tenaga.

Tetapi tahukah Anda bahwa Anda bisa melakukan kebiasaan yang sedikit demi sedikit akan membantu Anda menurunkan berat badan setelah melahirkan jika Anda melakukannya terus-menerus bahkan setelah benar-benar pulih. Cara ini pun pastinya aman dan sehat. Berikut beberapa tips menurunkan berat badan yang layak untuk dicoba para ibu baru:

1. Biasakan berjalan setiap hari

Berjalan setiap hari pun dapat membakar kalori oleh karena itu Anda tidak boleh meremehkannya. Anda bisa menggunakan waktu sekitar 30 menit saat sang bayi tidur, dengan memakai sepatu olahraga Anda dapat berjalan kaki untuk olahraga. Tentu tidak sulit! Anda bisa memilih waktu pagi atau sore hari melakukannya. Berjalan kaki pun tidak membutuhkan waktu dan gerakan yang sulit setelah melahirkan.

2. Batasi menonton televisi

Biasanya para ibu yang baru melahirkan akan memiliki banyak waktu santai di rumah karena tidak harus bekerja. Untuk menghabiskan waktu luang itu, kemungkinan akan menjadi kebiasaan untuk menonton televisi. Menonton televisi tidak salah namun dengan Anda duduk santai menyaksikan tayangan televisi, Anda pun terdorong untuk menikmati camilan yang kaya dengan kalori. Jadi cukupkan waktu hanya 2 jam untuk menonton televisi setiap harinya. Sebalinya, Anda dapat membaca dan mencari informasi tentang bayi, berjalan kaki di sekitar rumah dan lakukan aktivitas apapun yang bisa menjauhkan Anda untuk ngemil.

3. Perbanyak konsumsi serat

Pada saat menyusui, Anda tentunya tidak akan melakukan diet ketat yang mengharuskan Anda untuk tidak makan makanan tertentu dan membatasi makanan Anda. Namun walaupun begitu, tentu tidak bijaksana juga kalau Anda memakan semua makanan, bukan? Ya, Anda bisa mengurangi porsi makanan yang mengandung lemak, cemilan kaya kalori seperti cookies, keripik, soft-drink, donat dan lainnya. Nutrisi yang baik itulah yang diperlukan oleh Anda dan bayi Anda sehingga Anda harus mengatur pola makan Anda. Kesimpulannya, Anda bisa memperbanyak konsumsi makanan kaya serat seperti sayur mayur dan buah-buahan. Anda pun harus melengkapi kebutuhan protein dan lemak sehat yang didapatkan dari ikan dan daging tanpa lemak.

Anda pun tidak harus mengalami penurunan berat badan secara drastis tetapi nikmati saja sebagai sebuah kebiasaan. Nah, jika Anda sudah fit, Anda pun tidak sulit lagi untuk berdiet karena sudah dimulai sedikit demi sedikit setelah melahirkan.

Speak Your Mind

*